Selasa, 18 Oktober 2016

Kebutuhan Untuk Membangun Sistem Informasi Korporasi

Kebutuhan Membangun SI  Koorporasi  (Budi Sutedjo, bab  3)Transformasi Alat Bantu Menjadi Strategi.


Pada awalnya SI diposisikan sebagai alat bantu untuk mengintegrasikan data dan

meningkatkan kualitas informasi semata, maka kini SI telah menjadi strategi

bisnis yang sangat hebat.

Tekanan terhadap perusahaan dan upaya perusahaan untuk menghadapinya


(sumber : Turban, 2001)



Dalam menjalankan  fungsinya, sangat membutuhkan  manajerial  informasi  untuk membuat keputusan, mengelola kompleksitas hubungan antara organisasi dan lingkungannya, serta menjadikannya sebagai dasar pengendalian.

Peranan informasi terhadap keputusan manajerial.


Semakin lengkap informasi yang diperoleh manajer, mereka akan semakin memiliki kepastian dalam mengambil keputusan.




Siklus Informasi




Pengolahan data termasuk : pencatatan (recording/ capturing), manipulasi data, klasifikasi, kalkulasi, sorting, merging, summarizing, storing dan retrieving.


Kualitas Informasi :
Kualitas ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu ;
Keakuratan dan teruji kebenarannya
Kesempurnaan informasi
Tepat waktu
Relevansi
Mudah dan murah


Tingkatan SI
Beberapa  jenis  SI  berbasis  TI  dikembangkan  berdasarkan  lini  menajerial,  adapun tingkatan SI tsb adalah :

Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Systems - TPS), merupakan hasil perkembangan dari pembentukan kantor elektronik, dimana sebagian dari pekerjaan rutin diotomatisasik termasuk untuk pemrosesan transaksi.

SIM, adalah kelengkapan pengelolaan dari proses-proses yang menyediakan informasi untuk manajer guna mendukung operasi dan pembuatan keputusan dalam sebuah organisasi.
SPK, peningkatan dari SIM dengan penyediaan prosedur khusus dan pemodelan yang unik
yang membantu manajer dalam memperoleh alternatif-alternatif.
SI e-business, dibangun untuk menjawab tantangan pengintegrasian data dan informasi dari proses bisnis berbasis internet.


Perkembangan SI
SI Tradisional : Pengelolaannya dan pengoperasian secara manual atau semi-manual tanpa penggunaan komputer.

SI Komputer : Pengelolaannya dan pengoperasian dengan menggunakan Komputer personal.

SI Jaringan Perkantoran : Pengelolaannya dan pengoperasian dengan komputer dan komputer yang satu dengan yang lain dapat terhubung dalam ruang lingkup tertentu yg lebih kecil seperti LAN(local Area Network).

SI Lintas Platform : Perkembangan dari SI Komputer jaringan Perkantoran yang lebih luas, dan penggunaan akan fasilitas Internet.



SI sebagai Strategi Perusahaan

SI telah menjadi strategi bisnis yang sangat hebat. Penerapan SI di hampir semua bidang usaha bisnis merupakan salah satu strategi untuk menjawab tekanan-tekanan yang dialami oleh perusahaan.

Manfaat yang dapat dipetik oleh perusahaan dengan pembangunan SI, antara lain :

Integrasi data dan informasi
Sistem pengorganisasian data memungkinkan sistem bebas redudansi data
Meningkatkan kecepatan dan keakuratan penyusunan laporan manajerial
Meningkatkan kualitas produk dan kecepatan layanan konsumen
Meningkatkan citra perusahaan



Tahap Pembentukan SI

Membentuk SI korporasi tidak mudah dan memerlukan beberapa tahapan, meliputi :
Membangun sistem pemrosesan transaksi melalui pembangunan kantor elektronik seoptimal mungkin

Membangun SIM berbasis jaringan komputer yang akan mengolah DB perusahaan, menghasilkan laporan-laporan dan grafik-grafik serta mendistribusikan kepada pihak pengambil keputusan dalam perusahaan dengan tepat waktu dan akurat. SIM ini akan menyehatkan aliran informasi di dalam perusahaan

Membangun SPK untuk  mengolah  DB,  untuk  membantu  para  pimpinan dalam menentukan alternatif keputusan manajerial.

Mengembangkan SI yang bersifat lintas platform, yaitu SI yang mampu menjembatani perbedaan antar platform SI bisnis yang akan bergabung satu sama lain.



Klasifikasi SI

Klasifikasi yang umum dipakai antara lain didasarkan pada :
Level organisasi
Area fungsional
Dukungan yang diberikan,
Klasifikasi menurut aktivitas manajemen, dan
Arsitektur SI.



A.Klasifikasi SI Menurut Level Organisasi

Dikelompokkan menjadi :
SI departemen, hanya digunakan dalam sebuah departemen. Misal : departemen SDM yang memiliki sejumlah program/ aplikasi.
SI perusahaan, sistem terpadu yang dapat dipakai oleh sejumlah departemen secara bersama. Misal : SI PT mengintegrasikan bagian pengajaran, keuangan dan kemahasiswaan.
SI antar organisasi, jenis SI yang menghubungkan dua organisasi atau lebih. Misal : IBM + Apple + Motorola VS Intel untuk pasar CPU (disebutPowerPC). Model IOS banyak diimplementasikan dalam perdagangan elektronis (e- Commerce), sering dikenal dengan istilah B2B.




Klasifikasi SI Area Fungsional


Area Fungsional
Tugas
Keterangan
Penjualan dan pemasaran
- MKIS
Menangani         penjualan dan
pemasaran produk/ jasa yang dihasilkan
perusahaan
SI yang menyediakan informasi
yang  dipakai  oleh  fungsi  pemasaran.
Misalnya berupa ringkasan perusahaan
Manufaktur (produksi) - M/P IS
Menghasilkan produk
SI yang bekerja sama dengan SI lain untuk mendukung menajemen
perusahaan        (perencanaan    maupun pengendalian) dalam
menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan produk dan jasa yang dihasilkan perusahaan. Misalnya berupa bahan mentah, profil vendor baru, dan jadual produksi
Keuangan (FIS)
Mengelola aset keuangan perusahaan
SI yang menyedikan informasi pada fungsi keuangan (departemen atau bagian keuangan) yang menyangkut keuangan perusahaan.
Misalnya  berupa  ringkasan  arus  kas
(cash flow) dan informasi pembayaran
Akuntansi (AIS)
Memelihara rekaman transaksi              keuangan dalam perusahaan
SI yang menyediakan informasi
yang      dipakai  oleh       fungsi akuntansi,mencakup semua transaksi yang berhubungan dengan keuangan perusahaan.
SDM (HRIS)
Mengelola personalia perusahaan
SI yang menyediakan informasi
yang dipakai oleh fungsi personalia. Misalnya informasi gaji, ringkasan pajak, dan tunjangan hingga kinerja




Klasifikasi SI Berdasarkan Dukungan yang Tersedia


Sistem
Fungsi
Pemakai/User
TPS
Menghimpun dan menyimpan informasi Transaksi
Orang yang memproses transaksi
MIS
Mengkonversi data yang berasal dari TPS menjadi informasi yang berguna untuk mengelola organisasi dan memantau kinerja
Semua level manajemen
DSS
Membantu pengambilan keputusan dengan menyediakan informasi, model atau perangkat untuk menganalisa informasi
Analis, manajer, profesional
EIS
Menyediakan informasi yang mudah diakses dan bersifat interaktif, tanpa
mengharuskan eksekutif menjadi ahli analisis
Menajemen tingkat menengah dan atas
ES
Menyediakan pengetahuan pakar pada bidang tertentu untuk membantu pemecahan masalah
Orang yang hendak memecahkan masalah yang memerlukan kepakaran
OAS
Menyediakan fasilitas untuk memproses dokumen maupun pesan sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara efisien dan efektif
Staf maupun manajer
GSS
Menyediakan komunikasi melalui sarana/ infrastruktur teknologi
Sejumlah orang yang bekerja dalam suatu kelompok

Klasifikasi SI menurut Aktivitas Manajemen

Menurut Ebert dan Griffin, 2003
SI Pengetahuan : SI yang mendukung aktivitas pekerja berpengetahuan. Kategori ini : ES dan OAS
SI Operasional : berurusan dengan operasi organisasi sehari-hari. Kategori ini : TPS, SIM, DSS.
SI Manajerial : menunjang kegiatan manajerial. Menyediakan diantaranya (Turban, McLean dan Wetherbe, 1999) :
Ringkasan Statistik
Laporan Perkecualian
Laporan periodis dan ad hoc report
Analisis perbandingan : kompititor, kinerja masa lalu, standar industri
Proyeksi : kas, pangsa pasar, penjualan
Pendektesian masalah secara dini
Keputusan rutin
Hubungan antar manajer.

5. SI strategis : digunakan untuk menangani masalah strategis dalam organisasi.



Klasifikasi SI menurut Arsitektur Sistem
Dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu :
Sistem berbasis mainframe
Sistem PC tunggal
Sistem tersebar atau sistem komputasi jaringan


Kegagalan SI

Harapan untuk mencapai sukses dari pembangunan sistem bisnis tsb. tentu akan merasuki setiap pembuatnya, tetapi para pembuat harus menyadari adanya potensi kegagalan. Adapun faktor kegagalan, a.l :
Kebanyakan orang memandang Si adalah hal yang paling utama dan penting, sementara mereka melupakan komitmen dan konsistensi terhadap materi informasi, produk dan respon layanan kepada konsumen
Pengelola perusahaan merasa bahwa pembangunan SI merupakan tugas dan kewajiban  departemen TI  sehingga  segala  sesuatu  bahkan  yang  sifatnya  kebijakan,

diserahkan sepenuhnya ke departemen TI yang notabene orang teknik dan bukan perumus strategi perusahaan
Konsentrasi ahli SI sering lebih terarah pada penggunaan teknologi TI terbaru dan kemudahan bagi dirinya dalam melakukan pemrograman daripada penyusunan prosedur pengolahan data yang valid dan jitu sehingga pemakai sering mengalami kesulitan dalam pengoperasian sistem karena mereka harus menyesuaikan dengan kemauan pembuat sistem
Interface SI seringkali kurang interaktif, komunikatif, dan agak sulit digunakan oleh pemakai karena interface sering dibangun berdasarkan selera dan kemampuan bahasa pembuatnya
Seluruh komponen perusahaan masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi terhadap perubahan SI tradisional menjadi berbasis TI.


Tantangan Membangun SI E-Business

Tantangan strategi bisnis : bagaimana perusahaan merumuskan dan menuangkan strategi bisnis yang andal. Strategi khusus untuk memenangkan pasar misalnya strategi harga, strategi produk, distribusi, teknologi dsb.

Tantangan globalisasi : perusahaan lokal yang masuk ke pasar global harus memahami seluk beluk bisnis dalam lingkungan ekonomi global. Lingkup pasar menjadi luas, perbedaan platform (bahasa, budaya, politik dsb) dapat menjadi sumber permasalahan dan ancaman kerugian yang tidak kecil. Bahkan mungkin menghambat pengembangan aliran informasi.

Tantangan arsitektur informasi : tantangan globalisasi mendorong perusahaan sampai pada keputusan untuk mengembangkan arsitektur informasi standar yang dapat memanfaatkan infrastruktur TI guna mendukung tujuan bisnisnya.

Tantangan investasi : harus mampu merumuskan visi dan anggaran untuk berinvestasi TI dengan skala yang luas.

Tantangan kemampuan untuk merespon dan mengontrol : agar SI yang dibentuk mudah dipahami, dioperasikan dan dikontrol dan mampu memberikan respon yang cepat dan tepat

Tantangan operasional : perlu mendapat perhatian yang serius dan hati-hati dari pengelola perusahaan yang ingin mengembangkan ASI dengan skala yang luas  yang mendukung terbentuknya SI e-business.


Referensi: file:///C:/Users/hana/Downloads/SI%20Koorporasi%20(1).pdf, 

Selasa, 11 Oktober 2016

Konsep Pengembangan Sistem Informasi

KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI

a. Definisi sistem informasi
Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan. Sistem informasi dalam suatu organisasi dapat dikatakan sebagai suatu sistem yang menyediakan informasi bagi semua tingkatan dalam organisasi tersebut kapan saja diperlukan. Sistem ini menyimpan, mengambil, mengubah, mengolah dan mengkomunikasikan informasi yang diterima dengan menggunakan sistem informasi atau peralatan sistem lainnya.

b. KOMPONEN SISTEM INFORMASI
Sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut blok bangunan (building blok), yang terdiri dari komponen input, komponen model, komponen output, komponen teknologi, komponen hardware, komponen software, komponen basis data, dan komponen kontrol. Semua komponen tersebut saling berinteraksi satu dengan yang lain membentuk suatu kesatuan untuk mencapai sasaran.

1. Komponen input
Input mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi. Input disini termasuk metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumendokumen dasar.
  
2. Komponen model
Komponen ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yag sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.

3. Komponen output
Hasil dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai sistem.

4. Komponen teknologi
Teknologi merupakan “tool box” dalam sistem informasi, Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, neghasilkan dan mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.

5. Komponen hardware
Hardware berperan penting sebagai suatu media penyimpanan vital bagi sistem informasi.Yang berfungsi sebagai tempat untuk menampung database atau lebih mudah dikatakan sebagai sumber data dan informasi untuk memperlancar dan mempermudah kerja dari sistem informasi.

6. Komponen software
Software berfungsi sebagai tempat untuk mengolah,menghitung dan memanipulasi data yang diambil dari hardware untuk menciptakan suatu informasi.

7. Komponen basis data
Basis data (database) merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lain, tersimpan di pernagkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data perlu disimpan dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data di dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data diakses atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak paket yang disebut DBMS (Database Management System).

8. Komponen control
Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, te,peratur, air, debu, kecurangan-kecurangan, kegagalan-kegagalan sistem itu sendiri, ketidak efisienan, sabotase dan lain sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa halhal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur

terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi.

Sumber Referensi : http://aja-dibuka.blogspot.co.id/2013/03/konsep-dasar-sistem-informasi_3289.html



PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI

METODE PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI
Pengembangan sistem informasi adalah Pengembangan sistem Informasi sering disebut sebagai proses pengembangan sistem (system development).
Pengembangan sistem informasi didefinisikan sebagai aktivitas untuk menghasilkan sistem informasi bebrbasis computer untuk menyelesaikan persoalan organisasi atau memanfaatkan kesempatan (oppurtinities) yang timbul.

METODOLOGI PENGEMBANGAN SYSTEM
      Metodologi pengembangan system adalah suatu proses pengembangan sistem yang formal dan persisi yang mendefinisikan serangkaian aktivitas, metode, best practices, dan tool yg terautomatisi bagi para pengembang manager pproyekk dalam rangka mengembangkan dan merawat sebagian besar atau keseluruhan sistem informasi atau software >whitten, 2001

MENGAPA PERLU ADANYA PENGEMBANGAN SYSTEM INFORMASI ??
a. Menjamin adanya konsistensi proses
b. Dapat diterapkan dalam berbagai jenis proyek
c. Mengurangi resiko kesalahan dan pengambilan jalan pintas
d. Menuntut adanya dokumentasi yang konsisiten yang harus bermanfaat bagi personal baru dalam tim proyek.

TAHAPAN-TAHAPAN PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASITAHAPAN-TAHAPAN PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI
– Daur Hidup Pengembangan Sistem.
– Tahap investigasi sistem informasi.
– Tahap analisis sistem informasi.
– Tahap perancangan sistem informasi.
– Tahap pembuatan sistem informasi.


Sumber Referensi : http://anissakartikarivai.blogspot.co.id/2013/03/pengembangan-sistem-informasi.html


SISTEM INFORMASI KORPORASI

Sistem Informasi Dalam Korporasi
Pengertian informasi atau definisi informasi adalah data yang diolah dan dibentuk menjadi lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya. Informasi merupakan pengumpulan dan pengolahan data untuk memberikan keterangan atau pengetahuan. Maka dengan demikian sumber informasi adalah data. Data adalah kesatuan yang menggambarkan suatu kejadian atau kesatuan nyata. Setiap perusahaan membutuhkan informasi untuk mengembangkan manajemennya. Berikut informasi yang sangat mendasar bagi suatu perusahaan :

1. Pengaruh ekonomi internasional dan persaingan dunia
Perusahaan sangat membutuhkan informasi ini karena dalam hal ini perusahaan tidak lagi bersaingan hanya dalam negeri melainkan semua negara. Apabila perusahaan tidak mendapat informasi ini perusahaan tersebut bisa kalah bersaing dengan perusahan perusahan lain dari semua negara.

2. Kompleksitas teknologi
Setiap perusahaan membutuhkan teknologi untuk memenuhi operasi perusahaan tersebut. Karena dengan adanya teknologi perusahaan akan lebih mudah mengoperasikan kebutuhan perusahaan itu.

3. Batas waktu yang singkat
Pada saat ini semua operasi perusahaan dilakukan dengan cepat. Dengan telefon perusahaan akan lebih cepat mendapat informasi untuk pengoperasian perusahaan.

4. Kendala kendala sosial
Dalam mengembangkan manajemennya setiap perusahaan membutuhkan seorang manajemen atau manajer. Agar perusahaan tersebut bisa berkembang seorang manajemen perlu mengelola perusahaan tersebut dengan beberapa sumber, yaitu :

Korporasi adalah perusahaan atau badan usaaha yang sangat besar atau beberapa perusahaan yang dikelola dan dijalankan sebagai satu perusahaan besar.

1. Manusia
Manajer perlu memberi pengarahan kepada karyawannya untuk pekerjaan karyawan tersebut. Selain itu manajer perlu memberi dukungan dan suasana yang nyaman supaya karyawan dapat bekerja semaksimal mungkin.

2. Material
Seorang manajer harus mengelola material yang di butuhkan perusahaan dengan benar supaya perusahaan itu dapat berkembang.

3. Mesin atau fasilitas perusahaan
Mesin atau fasilitas sangat dibutuhkan perusahaan supaya karyawan dapat lebih mudah mengoperasikan apa yang dibutuhkan perusahaan.

4. Keuangan
Seorang manajer mempunyai tugas mengatur pemasukan dan pengeluaran yang terjadi di perusahaan.

5. Informasi
Selain mengatur keuangan manajer jg membutuhkan informasi, baik itu informasi dari dalam perusahan maupun luar perusahaan.
Dalam dunia usaha terdapat banyak hal yang berpengaruh terhadap kesinambungan dunia usaha pada suatu daerah tertentu. Variable-variabel di bawah ini secara tidak langsung memberi efek pada suatu perusahaan. Setiap perusahaan memiliki resistansi atau daya tahan masing-masing terhadap setiap faktor yang berbeda-beda. Faktor lingkungan yang mempengaruhi dunia usaha secara tidak langsung ini berada di luar dari elemen pihak internal dan eksternal yang telah dijelaskan pada artikel bagian lain. Secara bersamaan dengan faktor internal dan eksternal dengan faktor lingkungan mempengaruhi kondisi dunia usaha.

1. Variabel Sosial
a) Faktor demografik/demografis : seperti jumlah, komposisi, dan pertumbuhan penduduk suatu wilayah atau area.
b) Faktor gaya hidup : selera masyarakat, trend yang sedang digandrungi, dan lain sebagainya.
c) Faktor nilai sosial : adat-istiadat, norma yang berlaku, kebiasaan, dan lain-lain.

2. Variabel Ekonomi
Hana Pertiwi S.T
Berkaitan erat dengan indikator ekonomi yang bersifat umum mengukur tabungan, investasi, produktivitas, lapangan kerja, kegiatan pemerintah, transaksi perdagangan internasional, pendapatan, produk nasional dan lain sebagainya.

3. Variabel Politik
Faktor-faktor yang terkait dengan kondisi atau iklim perpolitikan di suatu daerah.

4. Variabel Teknologi
Kemajuan di bidang teknologi yang berubah-ubah dari waktu ke waktu yang terkadang sangat cepat sangat mempengaruhi dunia usaha. Perusahaan yang statis dan tidak mengikuti perkembangan teknologi cenderung tertinggal dibandingkan dengan perusahaan yang terus menerus melakukan adaptasi teknologi untuk membuat operasional usah menjadi lebih efektif dan efisien.

Sumber referensi :
http://ndutagen.blogspot.com/2012/10/sistem-informasi-pada-perusahaan.html


TIPE SISTEM INFORMASI PADA KORPORASI 

Apa sajakah tipe-tipe sistem utama pada sistem informasi perusahaan?
Sistem dalam suatu organisasi terbagi menjadi empat level, yaitu: strategi, manajemen, pengetahuan, dan operasional. Level strategi merupakan sistem informasi yang mendukung manajemen senior dalam menyusun perencanaan aktivitas jangka panjang. Level manajemen melayani pemonitoran, pengendalian, pengambilan keputusan, dan aktivitas administratif dari manajer madya. Level pengetahuan melayani kerja data dan pengetahuan organisasi. Sedangkan level operasional memonitor aktivitas dan transaksi dasar pada organisasi.
Organisasi memiliki enam tipe utama sistem informasi, diantaranya adalah SPE, SPK, SIM, SKP, Sistem Kantor, dan SPT. Keenam tipe tersebut dapat dijelaskan pada tabel di bawah ini.
Sumber referensi : https://rfaniarning.wordpress.com/tag/tipe-utama-sistem-informasi/






Minggu, 09 Oktober 2016

Telematika

1. Definisi Telematika Dan Pemanfaatan nya

Definisi Telematika  

Telematika merupakan adopsi dari bahasa Prancis yang sebenarnya adalah “TELEMATIQUE” yang kurang lebih dapat diartikan sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.
Istilah teknologi informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singakatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wuud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai (the new hybrid technology) yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah Konvergensi. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.

Pemanfaatan Telematika :

- Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
- Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
- Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics). Ragam Bentuk Telematika Ragam bentuk yang akan disajikan merupakan aplikasi yang sudah berkembang diberbagai sector
- E-government E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Di Indonesia ini, sudah ada suatu badan yang mengurusi tentang telematika, yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI).
- E-Commerce Prinsip e-commerce tetap pada transaksi jual beli. Semua proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik. Mulai dari memasang iklan pada berbagai situs atau web, membuat pesanan atau kontrak, mentransfer uang, mengirim dokumen, sampai membuat claim.
- E-Learning adanya teknologi telematika, yang dapat menghubungkan guru dengan muridnya, dan mahasiswa dengan dosennya. Melihat hasil perolehan belajar berupa nilai secara online, mengecek jadwal kuliah, dan mengirim naskah tugas, dapat dilakukan.


Sumber Referensi :
- https://id.wikipedia.org/wiki/Telematika.
- http://leozulkarnain22.blogspot.co.id/2013/11/definisi-telematika-dan-pemanfaatan-         
  nya_232.html.
- http://indahiganuarisetyorini.blogspot.co.id/2016/10/definisi-telematika-dan-    
  pemanfaatan.html

2. Bagaimana perkembangan telematika dan trend telematika dalam dunia informasi


Perkembangan Telematika Saat Ini

Saat ini banyak bidang yang memanfaatkan telematika, seperti bidang telekomunikasi yang berfokus pada pertukaran data yang menjadi kebutuhan konsumen mereka seperti telekomunikasi lewat telepon, saluran televise, radio, dan media lainnya, bahkan sistem pelacakan navigasi secara realtime berbasis satelit yang disebut GPS (Global Positoning System). Dalam penerapannya, telematika menggunakan teknologi pengiriman, penerimaan, dan penyimpanan informasi melalui perangkat telekomunikasi dalam hubungannya dengan pengaruh pengendalian / kontrol pada objek jarak jauh. Dalam penerapan di bidang navigasi, telematika membutuhkan perangkat GPS sebagai perangkat pengiriman data, lalu data telematika diterima oleh layanan (vendor) seluler dan diterukan ke pelanggan. Kemudian data telematika disimpan oleh pelanggan di device telekomunikasi seperti handphone, pda, dan smartphone.

Teknologi Telematika Bidang Telekomunikasi antara lain:

- Pager
Alat telekomunikasi pribadi untuk menyampaikan dan menerima pesan pendek. Radio panggil numerik satu arah hanya dapat menerima pesan yang terdiri dari beberapa digit saja.

- Handphone
Salah satu contoh dari teknologi telematika dibidang komunikasi. Karena merupakan suatu sarana berkomunikasi dengan menggunakan media elektromagnetik untuk mengirimkan atau menerima suatu informasi dari satu pihak ke pihak yang lainnya.

- Smartphone
Merupakan telepon selular yang mempunyai kemampuan tingkat tinggi, kadang-kadang dengan fungsi yang menyerupai komputer. Sistem operasi yang digunakan adalah android dan android itu sendiri adalah sistem operasi untuk telepon selular yang berbasis linux yang menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak.

- Teknologi Telematika Bidang Transportasi
Salah satu produk transportasi yang menerapkan layanan telematika adalah Toyota. Karena menyadari semakin tingginya mobilitas masyarakat, terutama di wilayah perkotaan, membutuhkan layanan penunjang yang mampu membantu masyarakat untuk mencapai ke tujuannya dalam waktu singkat. Toyota melihat peluang ini dengan mengembangkan disalah satu produksinya yang memiliki layanan navigasi yang menyediakan informasi dan peta lengkap lokasi-lokasi penting, mulai hotel, rumah sakit, hingga dealer.

- Teknologi Telematika di Pemerintahan
E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Di Indonesia ini, sudah ada suatu badan yang mengurusi tentang telematika, yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). TKTI mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan dan pendayagunaan teknologi telematika di Indonesia, serta memfasilitasi dan memantau pelaksanaannya. Contohnya adalah DPR, DKI Jakarta, dan Sudin Jaksel. Isi informasi dalam e-goverment, antara lain adalah profil wilayah atau instansi, data statistic, surat keputusan, dan bentuk interaktif lainnya.

Trend Telematika

Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) juga tidak akan kalah dengan perkembangan TIK saat ini. Perangkat komputasi berskala terabyte, penggunaan multicore processor, penggunaan memory dengan multi slot serta peningkatan kapasitas harddisk multi terabyte akan banyak bermunculan dengan harga yang masuk akal. Komputasi berskala terabyte ini juga didukung dengan akses wireless dan wireline dengan akses bandwidth yang mencapai terabyte juga. Hal ini berakibat menumbuhkan faktor baru dari perkembangan teknologi. Antarmuka pun sudah semakin bersahabat, lihat saja software Microsoft, desktop UBuntu, GoogleApps, YahooApps Live semua berlomba menampilkan antarmuka yang terbaik dan lebih bersahabat dengan kecepatan akses yang semakin tinggi. Hal ini ditunjang oleh search engine yang semakin cepat mengumpulkan informasi yang dibutuhkan oleh penggunannya. Pada akhirnya, era robotik akan segera muncul. Segenap mesin dengan kemampuan adaptif dan kemampuan belajar yang mandiri sudah banyak dibuat dalam skala industri kecil dan menengah, termasuk di tanah air. Jadi, dengan adanya teknologi manusia akan terus berkembang sehingga akan ada harapan-harapan tentang masa depan yang lebih baik.

sumber referensi :
- http://bimbimelevens.blogspot.co.id/2015/10/definisi-telematika-perkembangan.html ,
- https://vaisal.wordpress.com/2013/10/30/definisi-telematika-perkembangan-telematika-dan-trend-ke-depan-telematika-2/

3. Bidang yang memanfaatkan telematika

TELEMATIKAN DI BIDANG TRANSPORTASI

Telematika transportasi adalah cabang teknologi yang mengintegrasikan telekomunikasi dan software engineering di bidang sistem transportasi. Saat ini bidang ini telah memainkan peran penting dalam manajemen efektif jaringan infrastruktur transportasi dan menyediakan kolaborasi optimum antara berbagai jenis tipe transportasi, atau yang dikenal dengan transportasi multimodal (multimodal transport).

Sistem transportasi cerdas, mendukung dan menyediakan berbagai jenis layanan transportasi ke institusi dan pribadi. Karena, kategori user di dalam layanan telematika transportasi adalah tidak homogen, maka berbagai jenis layanan harus disiapkan penyelenggara jasa. User2 tersebut adalah sbb:
Sistem Telematika Trafik
Sistem Telematica Vehicle pada strategi kendali (Hybrid electric vehicle) cerdas
Space Vector Modulation = Modulasi Vector Ruang (RVM)
Matrix converter
Dan sebagai contoh yang menerapkan layanan telematika di bidang transportasi di Indonesia ialah TOYOTA. Semakin tingginya mobilitas masyarakat, terutama di wilayah perkotaan, membutuhkan layanan penunjang yang mampu membantu masyarakat untuk sampai ke tujuannya dalam waktu singkat. Toyota melihat peluang ini dengan mengembangkan layanan telematika. Telematika (telekomunikasi dan teknologi satelit) akan menjadi bagian dari gaya hidup berkendara di abad 21 yang harus difasilitasi.
 

Saat ini, Toyota telah mencetuskan dua macam sistem teknologi telematika secara bergerak yang dapat diakses melalui telepon seluler, yaitu M-Toyota dan Toyota Navigation. Hingga Juni 2008, M-Toyota telah diakses hingga 180.000 pengunjung setiap bulan. Layanan ini berisi informasi produk, layanan purna jual, hingga hal-hal yang bersifat emergency. Selain itu, Toyota juga memiliki layanan navigasi yang menggandeng perusahaan pemetaan Tele Atlas. Informasi dan peta lengkap dengan 13.000 lokasi-lokasi penting, mulai hotel, rumah sakit, hingga dealer Toyota sudah terekam. Saat ini peta tersebut sudah meng-cover wilayah Pulau Jawa dan Bali. Pada September 2008, layanan peta akan menjangkau mencapai Sumatra.Toyota juga mengembangkan perangkat keras dan Graphics User Interface (GUI) yang didesain secara khusus. Dengan layanan Toyota Genuine Accesories (TGA). Toyota juga mempermudah pengguna Toyota Navigation dengan memberikan update perangkat lunak tanpa dikenai biaya. Toyota melengkapi layanan telematikanya dengan layanan Mobile Reward Exchange (MORE) yang dirancang dalam mobile platform untuk pengguna telepon seluler. Bagi konsumen yang mengikuti MORE akan mendapat informasi seputar M-Toyota dan info program.

TELEMATIKA DI BIDANG KOMUNIKASI

Yang termasuk dalam telematika ini adalah layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu contoh telematika. Di Indonesia, pengaturan dan pelaksanaan mengenai berbagai bidang usaha yang bergerak di sektor telematika diatur oleh Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika. Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika (disingkat DitJen APTEL) adalah unsur pelaksana tugas dan fungsi Departemen di bidang Aplikasi Telematika yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Fungsi Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika (disingkat DitJen APTEL) meliputi:

Penyiapan perumusan kebijakan di bidang e-government, e-business, perangkat lunak dan konten, pemberdayaan telematika serta standardisasi dan audit aplikasi telematika
Pelaksanaan kebijakan di bidang e-government, e-business, perangkat lunak dan konten, pemberdayaan telematika serta standardisasi dan audit aplikasi telematika
Perumusan dan pelaksanaan kebijakan kelembagaan internasional di bidang e-government, e-business, perangkat lunak dan konten, pemberdayaan telematika serta standardisasi dan audit aplikasi telematika
penyusunan standar, norma, pedoman, kriteria, dan prosedur di bidang e-government, e-business, perangkat lunak dan konten, pemberdayaan telematika serta standardisasi dan audit aplikasi telematika
Pembangunan, pengelolaan dan pengembangan infrastruktur dan manajemen aplikasi sistem informasi pemerintahan pusat dan daerah.
Pemberian bimbingan teknis dan evaluasi
Pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika.

sumber referensi :

- http://lanicitraagustini.blogspot.co.id/2013/11/bidang-yang-memanfaatkan-perangkat.html

Kamis, 14 April 2016

RESENSI BUKU HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS

A. IDENTITAS BUKU










Judul Buku                   : Harry Potter dan Relikui Kematian
Pengarang                    : J.K Rowling
Penerbit                       : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit                : 2008
Kota Terbit                  : Jakarta
Alih Bahasa                 : Listiana Srisanti
Ukuran Buku               : 13.5 x 20 cm
Jumlah Halaman         : 1008 Halaman

B. JENIS BUKU
     FIKSI

C. KUTIPAN SINGKAT
    
Harry Potter menginjak usia 17 tahun, dimana itu berarti bahwa mantera pelindung selama ia tinggal dirumah Dursley akan terangkat. Atas informasi Severus snape, Voldemort dan pengikutnya akan menyerang Harry Potter ketika ia akan meninggalkan rumah Dursley. Namun penyerangan itu gagal karena Hary potter dan anggota Orde berhasil kabur. Meskipun Hedwig dan Mad-eye Moody terbunuh dalam pertempuran tersebut.
Dumbledore meninggalkan warisan untuk Harry, Hermione, dan Ron, yang mereka percaya bahwa benda-benda tersebut dapat membantu mereka dalam pencarian Horcrux.
Dimulailah pencarian Horcrux yaitu, Liontin Slytherin, Piala Hupplepuff, Tiara Ravenclaw, Ular Nagini peliharaan Voldemort (Buku harian dan cincin sebelumnya sudah dihancurkan pada sekuel sebelumnya).
Relikui Kematian, Xenophilius Lovegood menyatakan relikui kematian merupakan tiga benda legendaris yang dapat menaklukan kematian Tongkat sihir Elder (Elder Wand), Batu Kebangkitan (Sorcerer Stone), dan Jubah Gaib. Harry mengetahui kalau Tongkat Elder sekarang telah berpindah tangan dari Dumbledore ke Voldemort melalui koneksi pikiran yang selama ini terhubung kepadanya.
Terjadi pertempuran hebat di Hogwarts dan satu satunya cara untuk mengalahkan Voldemort adalah menghancurkan Horcrux atau serpihan diri Voldemort. Namun, sampai saat ini Harry baru memusnahkan 5 dari 7 horcrux yang ada. Dia mengetahui kalau Ular Nagini dan dirinya lah Horcrux ke 6 dan ke 7. Informasi ini dia dapatkan melalui memori Severus Snape yang selama ini ternyata dia pengikut setia Dumbledore.
            Harry pasrah menyerahkan dirinya ke Voldemort, Karena Voldemort tidak akan terbunuh apabila Harry masih hidup. Voldemort membunuh Harry dengan Mantera Avadra Kedavra, namun Harry tidak terbunuh, karena yang terbunuh merupakan jiwa Voldemort yang terdapat dalam dirinya.
            Harry Hidup kembali dan bertarung bersama Voldemort. Harry mengetahui bahwa Voldemort bukanlah pemilik sejati dari Tongkat Elder. Namun dialah sang pemilik sejati daari Tongkat tersebut. Voldemort melemparkan kutukan membunuh ‘Avadra Kedavra’ kepada Harry, dan Harry melawan dengan Mantera pelucutan ‘Expelliarmus’. Namun tongkat Elder melindungi tuannya sehingga kutukan Voldemort memantul dan membunuh Voldemort sendiri.

D. PENILAIAN BUKU

           Kelebihan Buku :
1.      Cerita yang menarik dan gaya bahasa pengarang, membuat pembaca tenggelam dalam cerita Harry Potter ini.
2.      Akhir cerita dari sekuel Harry Potter. Akhir yang baik, jelas dan bagus.

Kekurangan Buku :
1.      Buku berhalaman tebal yang terkadang banyak orang yang malas untuk membacanya.
2.      Karena ini merupakan Novel berseri, sehingga harus mengetahui cerita dari seri pertama

E. AJAKAN

Novel ini sangat bagus, karena dari segi cerita yang menarik dan penggambaran tokohnya yang baik dapat meningkatkan daya imajinasi. Dan banyak pembelajaran mengenai arti persahabatan, keberanian, kesetiaan dan kejujuran yang dapat kita ambil. Oleh karena itu, bacalah novel ini karena jalan ceritaya yang menarik dan banyak pembelajaran yang dapat anda petik di dalamnya.







sumber referensi :
http://yully-yulianti.blogspot.co.id/2014/04/resensi-buku-harry-potter-dan-relikui.html